Diet Squalene Minyak Ikan Hiu Kurangi Dosis Pengobatan Jantung Koroner

Diet Squalene Minyak Ikan Hiu Kurangi Dosis Pengobatan Jantung Koroner

menurunkan dosis obat jantung koroner dengan squalene

menurunkan dosis obat jantung koroner dengan squalene

Terjadinya penyakit jantung koroner terutama disebabkan oleh gaya hidup modern dan kebiasaan makan. setelah menderita penyakit jantung koroner tentu saja ketergantungan terhadap obat menjadi sangat besar. pada kesempatan ini dijelaskan tentang khasiat minyak ikan hiu yang hatinya mengandung squalene tinggi. dengan diet squalene ini Dosis Pengobatan Jantung Koroner dapat dikurangi. Mari kita baca penjelasannya dari drugs.com

Diet squalene telah ditemukan menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan juga untuk mengurangi LDL dan meningkatkan HDL (Ikikawa et al., 1986). Efek ini disebabkan oleh efisiensi squalene untuk menurunkan HMGCoA reduktase yang pada gilirannya meningkatkan kapasitas hati untuk menyaring kolesterol jahat.

Temuan ini didukung oleh penelitian korelasi epidemiologis terhadap populasi minyak zaitun kaya squalene dan minyak ikan hiu laut dalam yang dalam hatinya mengandung 80% Squalene. kedua sumber squalene ini yang memiliki insidensi PJK rendah.

Kandungan penurun kolesterol squalene minyak ikan hiu telah mendorong farmakolog untuk menggabungkan squalene dengan obat statin (digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol) dan untuk digunakan dalam aplikasi terapeutik manusia. Hal ini menyebabkan penurunan dosis obat formulasi dan pengurangan efek samping statin yang potensial. Ini juga bisa mengurangi dalam jangka panjang, biaya terapeutik pasien mengalami hiperkolesterolemia.

Kandungan penurun kolesterol squalene minyak ikan hiu telah mendorong farmakolog untuk menggabungkan squalene dengan obat statin (digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol) yang menurunkan dosis formulasi obat dan pengurangan efek samping statin yang potensial.

Uji klinis yang dilakukan oleh Chan et al. (1996) menunjukkan efektivitas dan keamanan squalene saja dan dikombinasikan dengan pravastatin dalam menurunkan kadar kolesterol. Uji coba double placebo yang terkontrol plasebo ini dilakukan pada seleksi acak terhadap 102 lansia, semuanya menderita kadar kolesterol tinggi. Mereka menerima 10 mg pravastatin dan / atau 860 mg squalene setiap hari baik secara terpisah maupun kombinasi. Hasilnya menunjukkan bahwa baik pravastatin maupun squalene efektif menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL serta meningkatkan kadar kolesterol HDL.

Penelitian menyimpulkan bahwa

(i) pemberian bersama pravastatin dan squalene menggabungkan efek keduanya obat pada konsentrasi lipoprotein;

(ii) Kombinasi ini berguna dan hemat biaya pada pasien lanjut usia dengan hiperkolesterolemia, yang kemungkinan memiliki efek samping efek samping yang lebih tinggi bila menggunakan dosis pravastatin yang lebih besar saja. Farvin dkk. (2009b) melaporkan          Efek kardioprotektif squalene terhadap miokard akibat isoprenalin infark pada tikus .

Meskipun squalene minyak ikan hiu merupakan perantara dalam biosintesis kolesterol pada hewan, asupan squalene oleh manusia belum menunjukkan peningkatan kadar kolesterol serum. Sebaliknya, squalene terlihat mengurangi kadar kolesterol pada manusia. Hal ini membuatnya aman dikonsumsi manusia. Di Yunani dan Italia, rata-rata asupan squalene adalah 200-400 mg hari-1 sedangkan di Amerika Serikat, konsumsi hanya 30 mg hari-1 (Yokota, 1997).

 

Supported

Squavit The Nature Squalene Oil

logo squavit

Hotline  

CS Ardhi 081.227.277.762 / 

CS Anin : 085.729.146.610

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *