Ajaib! Minyak Ikan Ternyata Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil, Ini Penjelasannya…

Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil

makanan sehat untuk ibu hamil

Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil – Ibu hamil kadang – kadang sangat memikirkan kesehatan bayi di dalam kandungannya, banyak ibu hamil menginginkan menu makanan yang sehat dan bergizi untuk kesehatan kandungannya. Ibu hamil wajib mengonsumsi nutrisi dan gizi dengan jumlah yang banyak, agar janin yang dikandungnya terlahir sehat dan tidak menderita kekurangan gizi.

Serta ibu hamil wajib menjaga asupan makanan yang dikonsumsi. Hal itu dikarenakan, ketika hamil makanan yang dikonsumsi tidak saja dibutuhkan oleh ibu, namun menjadi nutrisi bagi janin yang tengah dikandung. Sudah hal wajar jika nutrisi yang dibutuhkan akan banyak dibandingkan sebelum hamil.

Salah satu hal yang perlu Anda ketahui yaitu nutrisi makanan sehat untuk ibu hamil. Anda tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan karena Anda wajib mengutamakan kesehatan. Pertama, saya akan membahas makanan – makanan  yang  menjadi pantangan ibu hamil yang sebaiknya Anda hindari saat Anda mengandung.

 “Hindari bahan – bahan kimia karena bisa menyebabkan metabolisme di dalam tubuh menjadi tidak beraturan dan menyebabkan keguguran

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

pantangan ibu hamil

1.Telur Mentah atau Telur Setengah Matang

telur setengah matang

Pastikan telur yang akan Anda konsumsi harus benar – benar matang sampai putih dan kuning telur padat. Jika mengonsumsi telur setengah matang bisa mengakibatkan resiko keracunan makanan salmonella. Jangan makan makanan yang mengandung telur mentah atau setengah matang, seperti mengonsumsi mayones buatan sendiri.

Apabila Anda ingin mengonsumsi makanan yang mengandung telur mentah atau setengah matang, Anda harus mempertimbangkan untuk menggunakan telur cair yang dipasteurisasi (proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh bakteri merugikan). Jangan mengonsumsi telur yang sudah retak atau kotor.

2.Daging Mentah atau Daging Setengah Matang

Masak semua daging dan unggas secara menyeluruh sehingga mengepul panas dan tidak ada jejak merah muda atau darah. Hati – hati dengan unggas, daging sapi, sosis, dan daging cincang termasuk burger.

Toksoplasmosis merupakan infeksi yang disebabkan oleh parasit yang bisa ditemukan pada daging, tanah, kotoran kucing, dan air yang tidak bersih. Jika Anda sedang hamil, toksoplasmosis bisa menyerang bayi Anda, tetapi penting untuk diingat bahwa toksoplasmosis pada kehamilan sangat jarang.

Jika Anda rasa toksoplasmosis sangat berisiko, konsultasikan dengan dokter kandungan atau bidan Anda. Apabila Anda terinfeksi toksoplasmosis saat Anda hamil perlu perawatan khusus agar toksoplasmosis tidak menyebar lebih banyak dan mengurangi infeksi toksoplasmosis.

“Tips mengonsumsi daging yang baik dan benar cukup mencuci semua permukaan dan peralatan secara menyeluruh setelah memotong atau mengiris daging mentah. Sangat penting  diingat untuk mencuci dan mengeringkan tangan Anda setelah menyentuh atau mengolah daging mentah. Hal ini bisa menghindari penyebaran bakteri berbahaya seperti salmonella, campylobacter, dan E.coli yang bisa menyebabkan keracunan pada makanan”

3.Makanan Laut Di Asap

makanan dihindari ibu hamil

Jangan mengonsumsi makanan laut yang di asap dan di dinginkan seperti dendeng, karena makanan laut yang di asap mengandung bakteri Listeria Monocytogenes. Bakteri ini menyebabkan diare dan muntah yang bisa menyebabkan penyakit pada bayi yang baru lahir  bahkan keguguran atau lahir mati.

Selain itu, makanan laut olahan mengandung garam tingkat tinggi yang bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah dan pembengkakan pada bagian tubuh.

4.Beberapa Jenis Keju

Jangan mengonsumsi keju lunak yang sudah matang, seperti brie, camembert, dan chevre (sejenis keju kambing). Anda juga harus menghindari keju yang berurat biru lembut seperti keju Denmark atau keju gorgonzola. Keju ini dibuat dengan jamur dan keju ini bisa mengandung listeria, sejenis bakteri yang bisa membahayakan bayi yang belum lahir.

Meskipun infeksi karena listeria jarang terjadi, sangat penting untuk mengambil tindakan pencegahan khusus dalam masa kehamilan karena bisa menyebabkan keguguran, kelahiran mati atau penyakit parah pada bayi yang baru lahir.

Anda bisa mengonsumsi keju padat seperti cheddar, parmesan, dan stilton, bahkan jika dibuat dari susu yang  dipanasan dengan baik. Keju padat tidak mengandung banyak air dibandingkan keju lunak sehingga bakteri cenderung tumbuh di dalamnya. Banyak jenis keju lainnya yang boleh dimakan, tetapi pastikan keju tersebut terbuat dari susu yang dipanaskan dengan baik. Keju tersebut termasuk keju cottage, mozzarella, krim keju, dan keju paneer.

5.Sushi

makanan pantangan

Sushi makanan lezat dan enak asal Jepang ini banyak diminati oleh banyak masyarakat mulai dari yang muda sampai yang tua. Namun, sushi bisa sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh ibu hamil dan janin yang dikandungannya.

Jangan mengonsumsi seafood dingin seperti tiram mentah, sashimi, dan sushi yang memiliki resiko lebih tinggi dari kontaminasi listeria. Cara paling aman untuk menikmati sushi adalah dengan memilih varietas yang dimasak atau vegetarian sepenuhnya, seperti halnya:

  • Sayuran, misalnya mentimun
  • Buah Alpukat
  • Telur Matang

6.Kafein

Kadar kafein yang tinggi bisa meningkatkan resiko keguguran, kelahiran bayi dengan berat badan rendah, dan mengalami kelahiran yang sulit. Kafein secara alami ditemukan dalam banyak makanan, seperti kopi, teh, dan cokelat, dan yang ditambahkan ke minuman ringan serta minuman energy.

Beberapa obat flu juga mengandung kafein. Konsultasikan dengan bidan Anda, dokter kandungan atau apoteker sebelum menerapkan solusi ini. Anda tidak perlu mengurangi kafein sepenuhnya tetapi cukup mengonsumsi kafein tidak melebihi 300 mg sehar. Jumlah perkiraan kafein yang ditemukan dalam makanan dan minuman yaitu :

  • Satu cangkir kopi espresso sekitar 145 mg
  • Satu cangkir kopi instan sekitar 60 – 80 mg
  • Satu cangkir kopi saring sekitar 60 – 120 mg
  • Satu cangkir the sekitar 10 – 50 mg
  • Satu kaleng 375g cola setara 48,75 mg
  • Satu kaleng minuman energi 250ml sekitar 80 mg
  • Satu batang cokelat susu 100g sekitar 20 mg

Jadi apabila Anda memiliki, misalnya satu batang cokelat dan satu cangkir kopi espresso, Anda telah mencapai 165 mg kafein. Jangan khawatir jika Anda terkadang memiliki lebih dari jumlah ini, risikonya cukup kecil. Untuk mengurangi kafein, cobalah teh dan kopi tanpa kafein, jus buah atau air mineral, bukan teh biasa, kopi, dan cola.

Artikel Kesehatan : 

7.Susu yang Tidak Dipanaskan Dengan Baik

susu dipasteur

Jika Anda memiliki susu, minumlah hanya susu yang dipasteurisasi (dipanaskan dengan baik) atau UHT (yang dimasak ultra panas) kadang – kadang juga disebut susu tahan lama. Apabila memiliki susu mentah (yang tidak dipasteurisasi ) lebih baik rebus atau dipanaskan terlebih dahulu.

Jangan minum susu kambing atau susu domba yang tidak dipasteurisasi atau makan makanan yang terbuat dari susu kambing seperti keju kambing yang lembut.Jangan makan es krim lembut saat Anda hamil karena es krim memiliki resiko kontaminasi listeria yang lebih tinggi.

8.Kacang – kacangan

Jika Anda ingin makan kacang atau makanan yang mengandung kacang seperti selai kacang selama masa kehamilan. Anda bisa memilih untuk melakukannya sebagai bagian dari diet seimbang yang sehat, kecuali Anda alergi terhadap kacang. Menghindari makanan kacang atau yang mengandung kacang tidak disarankan untuk ibu hamil atau menyusui yang alergi dengan kacang.

9.Ikan Mengandung Merkuri

ikan mengandung merkuri

Ikan mengandung protein dan asam lemak omega – 3 yang penting sehingga dianjurkan selama kehamilan. Tetapi Anda harus memilih ikan dengan tingkat merkuri rendah atau bahkan tidak mengandung merkuri.

Pilihlah ikan salmon, ikan cod, dan ikan tuna lebih dari sekali dalam kurun waktu dua minggu, dan hindari ikan lele untuk tidak makan sekali seminggu.

10.Kerang Mentah

Konsumsilah makanan yang dimasak daripada kerang mentah karena kerang mentah bisa mengandung bakteri dan virus berbahaya yang bisa menyebabkan keracunan makanan dan memiliki resiko lebih tinggi dari kontaminasi listeria.

Berat Badan Ideal  Ibu Hamil

berat badan ibu hamil

Berat badan ideal ibu hamil diwaktu pertumbuhan dan selama hamil bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin. Berat badan ibu hamil harus ideal, bertambah sesuai umur kehamilan. Hal ini dikarenakan berat badan yang bertambah normal akan melahirkan bayi yang normal juga.

Kekurangan asupan pada trimester 1 bisa menyebabkan Hiperemisis garvidarum, kelahiran premature, kematian janin, keguguran, dan kelainan pada sistem saraf pusat. Sedangkan pada trimester II dan III bisa mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu, berat badan bayi lahir rendah.

Status Berat Badan Ideal Ibu Hamil Sebelum Hamil

Kategori Berat (BMI) Total Kenaikan BB (kg) Penambahan Berat  Badan
Trimester 1 (Kg) Trimester II (Kg)
Normal (BMI 19,8-26) 12,5-3 2,3 0,49
Kurus (BMI <19,8) 11,5-16 1,6 0,44
Lebih 7-11,6 0,9 0,3
Obesitas (BMI > 19,8) 6

 

Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil

makanan sehat ibu hamil

Nah, sudahkah Anda tahu apa saja makanan yang menjadi pantangan ibu hamil ? dan apakah berat badan Anda sudah ideal ? Untuk menambah berat badan agar ideal atau berat badan tetap normal. Saya akan menjelaskan makanan sehat  untuk ibu hamil yang memiliki kekuatan ajaib untuk ibu hamil dan calon bayi yang sedang dikandung.  Berikut  makanan sehat untuk ibu hamil, meliputi :

1.Biji – bijian utuh

Biji – bijian memiliki kandungan yang kaya akan serat dan nutrisi. Biji – bijian juga mengandung fitonutrien (senyawa tanaman yang melindungi sel).

Mengonsumsi roti gandum utuh dan sereal diperkaya dengan asam folat dan zat besi dan memiliki lebih banyak serat daripada roti tawar dan nasi. Konsumsilah  gandum utuh setiap hari dengan mengonsumsi sebagai oatmeal untuk sarapan, konsumsi roti gandum saat makan siang, dan pasta gandum utuh atau nasi merah untuk makan malam.

2.Yoghurt Rendah Lemak

yoghurt sehat

Satu cangkir yoghurt tawar, rendah lemak memiliki lebih banyak kalsium daripada susu, tinggi protein, dan tidak mengandung gula tambahan. Kalsium dalam yoghurt membantu menjaga tulang Anda tetap kuat dan berkontribusi terhadap pertumbuhan tulang bayi Anda.

Yoghurt adalah makanan sehat untuk ibu hamil dan bahan sarapan serbaguna dan tambahan yang baik untuk hidangan yang gurih juga. Campurkan yoghurt dengan buah atau sereal gandum utuh yang renyah.

3.Oatmeal

Oatmeal merupakan makanan sehat untuk ibu hamil yang paling banyak diminati oleh banyak ibu hamil. Mulailah pagi Anda dengan mengonsumsi semangkuk bubur gandum yang bagus. Biji – bijian utuh sangat bagus untuk menjaga tingkat energi Anda, terutama jika mual di pagi hari membuat Anda merasa sedikit lelah. Semua serat ini akan membantu kehamilan Anda untuk terhindar dari sembelit.

Manfaat oatmeal tidak hanya untuk ibu hamil, tetapi juga sangat bermanfaat untuk calon bayi karena kandungan protein dan vitamin B6 yang keduanya sangat penting untuk perkembangan bayi.

4.Sayuran Hijau

sayur asem

Kenapa sayuran hijau sangat baik untuk ibu hamil? Sayuran hijau seperti bayam, asparagus, brokoli adalah makanan yang sangat penting bagi ibu hamil dan calon bayi yang sedang berkembang. Hal itu karena, selain semua antioksidan  sayuran hijau menyediakan kalsium, kalium, serat, folat,dan vitamin A.

5.Jus Jeruk

Anda mungkin pernah mendengar banyak tentang asam folat dan folat dalam bentuk sintetis yang Anda dapatkan dalam suplemen dan makanan yang diperkaya folat. Nutrisi makanan sehat untuk ibu hamil yang diperlukan untuk mencegah cacat lahir pada bayi.

Diawal kehamilan yang sehat cobalah untuk mengonsumsi jus jeruk 400 mg setiap hari. Kalium dalam jus jeruk sangat penting untuk menjaga fungsi otot Anda, metabolism dan kesehatan secara keseluruhan.  Seperti yang Anda ketahui, jus jeruk merupakan sumber vitamin C  yang sangat baik, selain melawan penyakit pilek dan menjaga kesehatan gigi dan tulang Anda tetap sehat.

Anda bisa mendapatkan vitamin C dari brokoli, tomat, strawberry, paprika merah, dan berbagai buah jeruk. Pilihlah jus jeruk yang diperkaya dengan vitamin D, yang meningkatkan sirkulasi darah di plasenta dan membantu penyerapan kalsium sehingga bayi memiliki tulang yang lebih kuat.

6.Daging Rendah Lemak

menurunkan berat badan

Tubuh Anda membutuhkan lebih banyak protein sekitar 25 gram sehari untuk membantu bayi tumbuh dan untuk memastikan bahwa otot – ototnya berkembang dengan baik. Tidak cukup mendapatkan mineral ini bisa mengganggu pertumbuhan bayi, meningkatkan resiko kelahiran premature dan berat lahir rendah.

Selama kehamilan, volume darah Anda meningkat jadi Anda harus meningkatkan asupan zat besi Anda sekitar 27 mg sehari. Daging menyuplai dosis vitamin B6 yang cukup besar yang membantu pertumbuhan jaringan dan otak bayi sementara itu juga mengurangi morning sickness pada ibu.

“Tips Memilih Daging Rendah Lemak : Pilihlah daging bagian paha belakang atas sapi biasanya bagian ini paling sedikit lemaknya. Lalu pilihlah daging tanpa adanya garis putih lemak, daging rendah lemak hanya memiliki bagian merah di daging. ”

7.Ikan Salmon

Ikan berminyak ini merupakan sumber asam lemak omega – 3 dan protein yang sangat baik. Asam lemak omega – 3 (DHA dan EPA) dalam ikan membantu otak bayi untuk berkembang, dan tingkat DHA yang lebih tinggi pada bayi baru lahir bahkan dikaitkan dengan IQ yang lebih tinggi, keterampilan motorik lanjut dan masalah neurologi yang lebih sedikit dikemudian hari.

Omega – 3 juga baik untuk perkembangan mata bayi, dan salmon juga merupakan sumber protein tanpa lemak bagi calon ibu. Khawatir tentang seafood ? salmon rendah merkuri dan dianggap aman untuk ibu hamil, tetapi batasi asupan Anda menjadi dua hingga tiga porsi setiap minggu agar aman.

8.Telur Matang

makanan sehat

Telur terdapat sumber protein yang relative murah, serbaguna, dan nyaman tetapi juga mengandung kolin. Kolin ? Apa itu kolin ? kolin sangat penting untuk perkembangan otak janin dan mengurangi resiko cacat saraf. Tetapi untuk mendapatkan manfaat telur, Anda harus mengonsumsi semuanya, karena kolin terkandung dalam kuning telur .

“Hindari memasak telur setengah matang atau dalam keadaan mentah, hal itu bisa mengakibatkan fatal bagi ibu hamil dan janin dalam kandungan Anda. Alangkah baiknya masak telur sampai benar – benar matang dan menggunakan tingkat panas yang baik sehingga bakteri bisa terbunuh dengan tuntas.”

9.Ubi Jalar atau Kentang Manis

Ubi jalar mengandung kandungan penuh serat bergizi, vitamin B6, potassium, vitamin C, dan zat besi. Tentu saja, makanan lain menawarkan nutrisi yang sama, tapi kami memilih kentang manis karena terdapat pula kandungan betakaroten, antioksidan yang diubah oleh tubuh Anda menjadi vitamin A. Vitamin A memainkan peran penting dalam perkembangan mata, tulang, dan kulit bayi. Anda bisa mengonsumsi ubi jalar dengan cara dihaluskan, dipanggang atau digoreng (ummmm, Yummy!)

10.Minyak Ikan

harga minyak ikan

Tahukah Anda Bunda.. dengan mengonsumsi ikan yang rendah merkuri saat hamil membantu pertumbuhan dan perkembangan buah hati loh. Dan juga Anda harus tahu kalau mengonsumsi suplemen minyak ikan selama masa kehamilan akan memberikan dampak positif pada kesehatan Anda dan calon bayi Anda.

Makanans sehat untuk ibu hamil seperti suplemen minyak ikan mengandung dua jenis asam lemak omega – 3 yang bermanfaat yaitu Asam  Dokosahexaenoik (DHA) dan Asam Eikosapentaenoic (EPA). Banyak orang sudah mengonsumsi minyak ikan untuk mencegah dari penyakit jantung kronis, memerangi tekanan darah tinggi, dan menurunkan trigliserida.

Berbagai penelitian juga mengklaim bahwa minyak ikan membantu masalah terkait ginjal, depresi, ADHD, psoriasis, diabetes, sakit maag, mata kering, dan banyak masalah lainnya. Selain itu mengonsumsi minyak ikan selama kehamilan bisa membantu mengurangi resiko asma pada bayi,meningkatkan perkembangan otak bayi, meningkatkan kekebalan tubuh si bayi agar terhindar dari penyakit.

Kesimpulan :

Dari ulasan diatas, bahwa makanan sehat untuk ibu hamil merupakan asupan yang cukup untuk meningkatkan kebutuhan nutrisi selama ibu hamil. Namun, tidak semua kebutuhan nutrisi makanan meningkat secara propesional.Ibu hamil membutuhkan tambahan energi dan zat gizi yang seimbang untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dengan tetap mempertahankan kebutuhan zat gizi ibu.

Apabila ibu hamil mengalami kekurangan gizi akan menimbulkan masalah baik pada ibu maupun pada janin yang dikandungnya. Kekurangan gizi akan mengakibatkan keguguran, cacat bawaan, dan berat badan bayi rendah.

Oleh karena itu, diharapkan kepada ibu hamil atau ibu muda yang sedang ingin program hamil untuk bisa memanfaatkan apa yang telah disampaikan di ulasan ini untuk meningkatkan makanan yang seimbang agar bisa mencegah tingkat kematian tinggi pada ibu dan janin yang dikandungnya.

Sumber :

 

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *