Benarkah Minyak Ikan Bisa Mengobati Sakit Jantung?

Mengapa Omega 3 Itu PENTING Untuk Tubuh Kita?

Bahan yang tersimpan yang sejak dulu sangat dikenal untuk sistem kekebalan tubuh dan kecerdasan anak adalah minyak ikan. Minyak ikan yang berperan sangat signifikan adalah ikan yang dipilih banyak menyimpan lemak. Lemak yang berbentuk cairan itu yang disebut minyak ikan, bukti ilmiah menunjukkan minyak ikan berpengaruh besar terhadap kesehatan jantung dan menurunkan kadar lemak darah trigliserida, memperlambatkan pembentukan plak pada pembuluh darah, menurunkan tekanan darah dan mencegah stroke pada penderita jantung. Kandungan bahan terbesar anti inflamasi dan omega 3 seperti pencegahan osteoporosis.

minyak ikan sakit jantung1

Manfaat minyak ikan lainnya adalah untuk kesehatan mata dan menurunkan resiko penolakan pencangkokan ginjal dan jantung, anti depresan, gangguan bipolar. Tubuh kita tidak dapat memproduksi omega dengan sendirinya, berbeda dengan kolesterol tubuh dapat memproduksi secara alami. Makanan yang mengandung omega 3 tidak di minyak ikan saja, terdapat pula di walnut, minyak zaitun, minyak canola dan kedelai. Omega pada sumber hewani lebih terbaik, sebab memiliki 2 asam amino yaitu EPA dan DHA. Sumber nabati hanya memili satu asam amino ALA.

Mengkonsumsi sumber alami seperti ikan secara langsung lebih baik dibandingkan diminum dengan suplemen, tetapi diwaspadai sebab ikan terkontaminasi bahan tercemar. Asam lemak Omega 3 telah terbukti sangat besar manfaatnya bagi kesehatan, yaitu:

 

1. bersifat hipokolesterolemik (menurunkan kadar kolesterol darah).
2. mencegah terjadi penggumpalan keping-keping darah sehingga menghindari penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis) dan mencegah penyakit jantung koroner.
3. mengurangi risiko penyakit diabetes melitus (kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), aneka kanker, penyakit kulit, serta membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
4. berperan penting dalam proses tumbuh kembang otak janin.

50% Khasiat Minyak Ikan Untuk Kesehatan Jantung

Bukti ilmiah menunjukkan bahwa minyak ikan (khususnya ikan laut) mengandung banyak asam lemak tidak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids/PUFA). Asam lemak tak jenuh ganda tersebut sangat bermanfaat bagi proses kecerdasan, penglihatan, dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, bermanfaat juga dalam menanggulangi masalah aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah) dan penyakit jantung koroner. Dibandingkan lemak hewani lainnya, lemak ikan (lebih dikenal dengan istilah minyak ikan) sangat sedikit mengandung Kolesterol. Hal ini sangat menguntungkan bagi kesehatan karena Kolesterol yang berlebih dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Baca Juga :

– Minyak Ikan Hiu Obat Jantung Koroner Alami

Tips Menurunkan Resiko Serangan Jantung

 

 

Minyak ikan berbeda dengan minyak nabati dan hewan darat. Minyak ikan umumnya mempunyai komposisi asam lemak dengan rantai karbon yang panjang dan ikatan rangkap yang banyak (polyunsaturated fatty acids/PUFA). Asam lemak pada minyak ikan mempunyai konfigurasi Omega 3, sedangkan pada tumbuhan dan hewan darat sangat sedikit kandungan asam lemak Omega 3-nya. Minyak tumbuhan lebih banyak mengandung asam lemak berkonfigurasi Omega 6 daripada Omega 3. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan perlunya gizi yang baik untuk menunjang kesehatan telah mendorong meningkatnya konsumsi minyak ikan di dunia.

Berdasarkan tempat penimbunan minyaknya, ikan dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok. Pertama, kelompok ikan yang menyimpan minyak dalam hati (fish liver oil), seperti ikan kembung, cod, dan hiu. Kedua, kelompok ikan yang menyimpan minyaknya dalam daging (fish body oil), seperti ikan lemuru, paus, sidat, tongkol, makarel, dan ikan herring.

 

Berdasarkan kandungan minyaknya, ikan dapat dikelompokkan menjadi:
1.  Ikan berlemak sedikit (lean fish) dengan kandungan minyak kurang dari 2 persen.
2.  Ikan berlemak rendah (low fat) dengan kandungan minyak 24 persen.
3.  Ikan berlemak sedang (medium fat) dengan kandungan minyak 48 persen.
4.  Ikan berlemak tinggi (high fat) dengan kandungan minyak lebih dari 8 persen.

Kadar minyak dalam ikan sangat bervariasi, dipengaruhi oleh banyak faktor, yaitu: spesies (jenis) ikan, jenis kelamin, tingkat kematangan (umur), musim, siklus bertelur, dan lokasi geografis. Komposisi minyak ikan laut lebih kompleks, mengandung asam lemak tak jenuh berantai panjang, yang lebih banyak dibandingkan ikan air tawar.

 

Penelitian epidemiologi menunjukkan ada hubungan terbalik antara konsumsi ikan dan terjadinya penyakit jantung koroner. Pada kelompok yang mengonsumsi ikan sekurang-kurangnya 30 gram sehari, risiko kematian karena penyakit jantung koroner menjadi berkurang 50 persen dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsi ikan. Zat aktif yang berperan penting dalam hubungan tersebut adalah asam lemak Omega 3. Minyak ikan berbeda dengan minyak nabati dan hewan darat. Minyak ikan umumnya mempunyai komposisi asam lemak dengan rantai karbon yang panjang dan ikatan rangkap yang banyak (polyunsaturated fatty acids/PUFA).

 

Asam lemak pada minyak ikan mempunyai konfigurasi Omega 3, sedangkan pada tumbuhan dan hewan darat sangat sedikit kandungan asam lemak Omega 3-nya. Minyak tumbuhan lebih banyak mengandung asam lemak berkonfigurasi Omega 6 daripada Omega 3. Asam lemak Omega 3 yang dominan pada ikan adalah asam linolenat yang tersusun dari 18 atom karbon dan 3 ikatan rangkap, asam eikosapentaenoat (eicosapentaenoic acid/EPA) yang tersusun dari 20 atom karbon dan 5 ikatan rangkap, serta asam dokosaheksaenoat (docosahexaenoic acid/DHA) yang tersusun dari 22 atom karbon dan 6 ikatan rangkap. Asam lemak Omega-3 banyak dijumpai pada ikan laut, seperti lemuru, herring, makarel, salmon, tuna, dan anchovy. Minyak ikan lemuru kaya akan EPA yang jumlahnya dapat mencapai 7,1 g/100 g, sedangkan minyak ikan tuna kaya akan DHA dengan jumlah 8,2 g/100 g.

=====================================================================================

REKOMENDASI PRODUK

squavit-minyak-ikan-hiu-laut-2-kecil

SQUAVIT adalah 100% Minyak Hati Ikan Hiu Botol berasal dari laut dalam samudera kaya akan squalene & Omega 3. Kandungan omega 3 mencapai 9 % dan squalene 70%. Di lengkapi dengan kandungan senyawa essential lain seperti Vitamin A, D, E , Omega 6 EPA dan DHA.

official web: www.minyakhiu.com

 

SQUAVIT Kapsul isi 60 @500mg – Rp 80.000
SQUAVIT Cair isi 130ml – Rp 200.000

Konsultasi dan Pemesanan (Call/SMS/WA/BBM) :

CS Ardhi : 081.227.277.762 / PIN BB: 5B06BA34

CS Ryan : 081.261.281.568 / PIN BB: D0B54579

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE
Sabun Fruitamin
Sponsored : batu andesit